Jumat, 13 September 2024

Supply and Demand.







    Demand (permintaan) dan Supply (penawaran) adalah dua konsep utama yang memengaruhi harga cryptocurrency, sama seperti di pasar lainnya. Untuk menjelaskan dengan sederhana:

Supply (Penawaran):

    Supply dalam konteks ekonomi adalah jumlah total barang atau jasa yang tersedia untuk dijual atau dikonsumsi dalam pasar tertentu pada waktu tertentu. Dalam kasus cryptocurrency, supply mengacu pada jumlah total unit atau token yang tersedia dalam sirkulasi atau dapat dibuat dalam sistem blockchain tertentu.

Demand (Permintaan):

    Demand dalam konteks ekonomi merupakan keinginan dan kemampuan konsumen untuk membeli barang atau jasa pada berbagai tingkat harga selama periode waktu tertentu. Dalam hal ini, demand tidak hanya mencerminkan niat konsumen untuk membeli, tetapi juga kapabilitas finansial mereka dalam memenuhi harga pasar yang ditetapkan untuk suatu produk atau aset, seperti cryptocurrency.


Oke, bayangkan pasar crypto itu seperti pasar buah sederhana. Misalnya, kamu mau beli apel.

1. Supply (Penawaran):


  • Supply artinya berapa banyak apel yang tersedia di pasar.
  • Kalau ada banyak apel di pasar, pedagang harus menurunkan harga supaya orang mau beli. Apel jadi murah.
  • Tapi kalau apel langka atau cuma ada sedikit, harga jadi mahal karena semua orang ingin mendapatkannya.

Contoh: Bayangkan cuma ada 10 apel di pasar, tapi ada 100 orang yang mau beli. Karena apel sedikit dan banyak orang mau, pedagang menaikkan harga supaya cuma orang yang benar-benar mau beli yang dapat.

2. Demand (Permintaan):


  • Demand artinya berapa banyak orang yang mau beli apel.
  • Kalau banyak orang ingin beli apel (demand tinggi), harga apel naik karena pedagang tahu orang akan tetap beli meski harganya mahal.
  • Kalau sedikit orang yang mau beli apel (demand rendah), pedagang harus menurunkan harga supaya orang mau beli apel itu.

Contoh: Kalau tiba-tiba orang nggak suka apel lagi dan lebih suka beli jeruk, maka permintaan (demand) untuk apel turun. Pedagang harus menurunkan harga apel supaya orang tertarik membelinya.

Cara Supply dan Demand Bekerja Bersama di Pasar Crypto:


  • Kalau Supply Sedikit dan Demand Tinggi: Sama seperti apel tadi, kalau crypto sedikit yang tersedia (misalnya Bitcoin cuma ada 21 juta koin), tapi banyak orang yang ingin membelinya, maka harga naik. Semua orang rebutan beli crypto yang sedikit itu.

  • Kalau Supply Banyak dan Demand Rendah: Kalau banyak crypto tersedia di pasar, tapi sedikit orang yang mau beli, harga turun. Crypto jadi nggak berharga karena banyak yang tersedia tapi nggak banyak yang mau.

Contoh di Dunia Crypto:


  1. Supply Rendah, Demand Tinggi: Misalkan ada berita besar kalau perusahaan besar seperti Apple mulai pakai teknologi Bitcoin. Banyak orang tertarik untuk beli Bitcoin. Karena Bitcoin jumlahnya terbatas, orang mulai rebutan beli. Maka, harga Bitcoin naik.

  2. Demand Turun, Supply Tetap: Sekarang bayangkan pemerintah suatu negara melarang penggunaan crypto. Orang jadi takut dan sedikit yang mau beli crypto. Supply-nya tetap sama, tapi karena orang-orang menjual atau tidak tertarik, harga crypto turun.


Intinya:

  • Supply itu jumlah crypto (atau apel) yang ada.
  • Demand itu berapa banyak orang yang mau beli.
  • Kalau banyak orang mau beli tapi crypto sedikit, harganya naik. Kalau banyak crypto tapi sedikit yang mau beli, harganya turun.

Seperti jual beli barang di pasar biasa, cuma bedanya ini adalah uang digital!


Source: ChatGPT by @ShutenCrypto on X.

Liquid.

     Liquid itu artinya cair atau gampang berubah bentuk. Nah, kalau dalam hal uang atau ekonomi, liquid berarti sesuatu yang gampang dij...